Tanggal: 8 April 2026 | Laporan Hari Ini
Ekonomi • Kebijakan • Politik • Sosial • Keamanan
BI-Rate: Tetap 4,75%
Bank Indonesia mempertahankan suku bunga acuan untuk menjaga stabilitas Rupiah dari gejolak global.
STABIL ✅Februari 2026: 4,76% YoY
Inflasi masih dalam sasaran 2,5±1% dengan tekanan dari harga pangan & geopolitik.
AWAS ⚠️Presiden Prabowo Subianto memasuki tahun kedua pemerintahan dengan berbagai tantangan kebijakan.
MEDIUM RISK| Indikator | Nilai | Trend | Status |
|---|---|---|---|
| BI-Rate (Suku Bunga Acuan) | 4,75% | ➡️ Stabil | Baik |
| Inflasi Year-on-Year (Feb 2026) | 4,76% | 🔼 Naik | Perlu Waspada |
| Target Inflasi 2026-2027 | 2,5 ± 1% | 🎯 Dalam Sasaran | OK |
| Suku Bunga Deposit Facility | 3,75% | ➡️ Stabil | Baik |
| Suku Bunga Lending Facility | 5,50% | ➡️ Stabil | Baik |
| Kondisi Global | Perang Timur Tengah | 🔴 Memburuk | Tinggi Risiko |
Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia pada 16-17 Maret 2026 memutuskan mempertahankan BI-Rate sebesar 4,75%. Keputusan ini diambil sebagai bagian dari bauran kebijakan untuk memperkuat stabilitas nilai tukar Rupiah dari dampak memburuknya kondisi global akibat konflik di Timur Tengah.
Badan Pusat Statistik mencatat inflasi year-on-year Februari 2026 sebesar 4,76%. Angka ini masih dalam kisaran wajar namun memerlukan pengawasan ketat mengingat tekanan dari harga pangan dan ketidakpastian geopolitik global.
Bank Indonesia membuka program Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi dan Pangan Sejahtera (GPIPS) untuk menekan inflasi serta memperkuat ekonomi dari hulu ke hilir. Pemantauan perbedaan harga pasar tradisional dan modern dilakukan secara intensif.
Momentum May Day 2026 menjadi titik kritis dengan 6 tuntutan utama pekerja yang mengemuka. Tuntutan tertinggi adalah segera disahkannya Undang-Undang Ketenagakerjaan baru sesuai putusan Mahkamah Konstitusi yang telah memberikan tenggat waktu kepada pemerintah.
Presiden Prabowo Subianto menyatakan Indonesia akan keluar dari Trump's Board of Peace jika tidak memberikan manfaat bagi Palestina. Hal ini mencerminkan dilema Indonesia antara netralitas non-blok versus tekanan publik domestik terkait konflik Israel-Palestina-Iran.
Pembangunan ibu kota Nusantara di Kalimantan Timur kini memprioritaskan sistem pertahanan dan siber canggih. Hal ini menunjukkan komitmemen terhadap keamanan nasional dalam fase pembangunan infrastruktur strategis baru.
Center for Strategic and International Studies (CSIS) memperingatkan Indonesia dapat menghadapi peningkatan ketidakstabilan pada 2026 jika kebutuhan kesejahteraan dan kebijakan demokratis tidak ditangani dengan baik oleh pemerintahan baru.
Geopolitik Global
Perang Timur Tengah, ketegangan AS-Israel-IranInflasi Domestik
4,76% masih perlu pemantauan ketatStabilitas Moneter
BI-Rate terjaga di 4,75%Tekanan Buruh
May Day 2026 & tuntutan reformasi UU